TUGAS IPS SEJARAH (SOAL DAN KUNCI JAWABAN) KELAS 10 SMK / SMA SEDERAJAT

SEJARAH MANUSIA PURBA

RENA TYASWATI

26 / X AK 2

SMK N 1 KENDAL

BAHAN MATERI :

  1. Pembagian manusia purba berdasarkan tempat penemuan
  2. Jenis manusia purba
  3. Bagan penemuan fosil manusia purba

UJI KOMPETENSI :

  1. Mengapa para ahli melakukan penelitian manusia purba banyak dibantaran sungai?
  2. Jelaskan ciri dan mengapa hasil penelitian Dubois di Trinil disebut sebagai jenis Pithecanthropus Erectus ( kera yang berjalan tegak)?
  3. Menurut pendapat kamu, bagaimana manusia purba bisa menyebar ke dalam wilayah Kepulauan Indonesia bahkan sampai ke luar wilayah Kepulauan Indonesia?
  4. Coba kamu inventarisir berbagai situs dan tinggalan manusia purba didaerahmu masing-masing.

PEMBAGIAN MANUSIA PURBA BERDASARKAN TEMPAT PENEMUAN

NO TEMPAT JENIS M.P TAHUN PENEMU
1 SANGIRAN Homo Erectus 1934 VON KOENIGSWALD
Meganthropus Paleojavanicus 1936-1941 VON KOENIGSWALD
2 TRINIL Pithecanthropus Erectus 1890 EUGENE DUBOIS
Pithecanthropus Robustus 1939 VON KOENINGSWALD DAN F. WEIDENREICH
3 NGANDONG, BLORA Homo Soloensis 1931-1936 VON KOENIGSWALD
4 WAJAK Homo Wajakensis 1889 VAN RIETS CHOTEN
5 MOJOKERTO Pithecanthropus Mojokertensis 1936-1941 VON KOENIGSWALD

 

JENIS MANUSIA PURBA

  • Meganthropus

 

  • Meganthropus Paleojavanicus = Manusia raksasa dari Jawa

Ditemukan Von Koenigswald pada tahun 1936-1941 di Sangiran

 

 

Ciri – ciri :

  1. Memiliki tulang rahang yang kuat
  2. Tidak memiliki dagu
  3. Ciri-ciri manusia tapi juga seperti kera
  4. Berbadan besar dan tegap

 

  • Pithecanthropus

 

  • Pithecanthropus Erectus = manusia kera yang berjalan tegak

Ditemukan Eugene Dubois pada tahun 1890 di Trinil, Ngawi

 

 

 

Ciri-ciri :

  • Hidung, kening dan mulutnya menonjol
  • Mukanya lebar
  • Tulang rahangnya kuat
  • Giginya kuat dan besar
  • Jalannya tegak
  • Volume otaknya 900 cc
  • Tinggi sekitar 165-180 cm
  • Berat badannya kira- kira 104 kg
  • Pithecanthropus Mojokertensis

Ditemukan Von Koenigswald pada tahun 1936-1941 di Mojokerto

 

Ciri-ciri =

  1. badan tegak
  2. tidak memiliki dagu
  3. bentuk kening menonjol
  4. tinggi badan 165 – 180 cm
  5. volume otak 750 – 1.300 cc
  6. tulang rahang dan geraham cukup kuat
  7. tulang tengkorak cukup tebal
  8. bentuk tengkorak lonjong
  9. hidup sekitar tahun 2 – 2,5 juta tahun yang lalu

 

  • Pithecanthropus Robustus

Ditemukan Von Koeningswald dan F. Weidenreich pada tahun 1939

 

Ciri- ciri =

  1. Tinggi badan sekitar 165 180 cm
  2. Volume otak berkisar antara 750 1000 cc
  3. Bentuk tubuh & anggota badan tegap
  4. Alat pengunyah dan alat tengkuk kuat
  5. Geraham besar dengan rahang yang kuat
  6. Bentuk tonjolan kening tebal
  7. Bagian belakang kepala tampak menonjol

 

  • Homo
  • Homo erectus

Ditemukan Von Koenigswald pada tahun 1934

Ciri – ciri :

  1. Kapasitas otak 900 – 1100 cc
  2. Hidung lebar dan berdaging
  3. Wajahnya datar dan tengkoraknya memiliki punggung menonjol atas alis.
  4. Lengannya pendek, kakinya panjang

 

 

 

 

  • Homo Wajakensis

Ditemukan B. D. Van Riets Choten pada tahun 1889 di Wajak, Tulung Agung, Jatim

 

Ciri-ciri =

  1. Muka lebar dan datar
  2. Hidung lebar dan bagian mulut menonjol
  3. Dahi agak miring dan diatas mata terdapat busur kening yang nyata
  4. Tenggorokannya agak lonjong, dan agak bersegi dari tengah atap tenggorokan dari muka kebelakang
  5. Volume otaknya sekitar 1630 cc
  6. Hidup sekitar 25-40ribu tahun yang lalu

 

 

  • Homo Soloensis

Ditemukan Von Koenigswald pada tahun 1931-1936 di Lembah Bengawan Solo, Ngandong,Blora, Jatim

 

Ciri-ciri =

  1. Tinggi badan 130-210 cm
  2. Otaknya mengalami penyusutan
  3. Muka tidak menonjol kedepan
  4. Berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna

 

  • Homo Floresiensis

Ditemukan Peter Brown & Mike J Morwood pada tahun 2003 di Flores, Liang Bua

 

Ciri-ciri =

  1. Bentuk badannya kecil
  2. Memiliki tinggi badan 100 cm dan berat 30 kg
  3. Sudah berjalan tegak dan tidak memiliki dagu
  4. Hidup sekitar 18ribu tahun yang lalu

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGAN PENEMUAN FOSIL PURBA

ZAMAN KALA JENIS M.P TAHUN PENEMU TEMPAT
HOLOCEN HOMO SAPIEN
PLESTOCEN BAWAH MEGANTHROPUS PALEOJAVANICUS 1936-1941 VON KOENIGSWALD SANGIRAN
PITHECANTHROPUS MOJOKERTENSIS 1936-1941 VON KOENIGSWALD MOJOKERTO
PITHECANTHROPUS ROBUSTUS 1939 VON KOENINGSWALD DAN F. WEIDENREICH TRINIL
TENGAH PITHECHANTHROPUS ERECTUS 1890 EUGENE DUBOIS TRINIL
ATAS HOMO WAJAKENSIS 1889 VAN RIETS CHOTEN WAJAK
HOMO SOLOENSIS 1931-1936 VON KOENIGSWALD NGANDONG, BLORA

 

JAWAB UJI KOMPETENSI :

  1. Banyak para ahli yang melalukan penelitian di bantaran sungai karena, pada waktu zaman purba, manusia purba banyak yang bergantung dengan alam, hidupnya tidak menetap dan dimana ada sumber makanan, ditempat itulah mereka berada. Karena sungai menyimpan banyak sumber makanan seperti ikan, air yang mencukupi.dll. di bantaran sungai pun banyak tumbuhan yang hidup, tanahnya yang subur. Jadi, banyak manusia purba yang hidup dan matinya ada di bantaran sungai.

 

  1. Ciri- ciri Pithecanthropus Erectus
  • Hidung, kening dan mulutnya menonjol
  • Mukanya lebar
  • Tulang rahangnya kuat
  • Giginya kuat dan besar
  • Jalannya tegak
  • Volume otaknya 900 cc
  • Tinggi sekitar 165-180 cm
  • Berat badannya kira- kira 104 kg

Hasil penelitian Dubois di Trinil dinamakan Pithecanthropus Erectus karena setelah di teliti secara lanjut/detail, terbentuk kerangka manusia namun masih terlihat tanda – tanda kera, dan tulang pahanya tegak seperti dapat berjalan tegak. Kemudian hasil penelitian tersebut disebut jenis Pithecanthropus Erectus yang artinya kera yang berjalan tegak

 

  1. Manusia purba dapat menyebar ke dalam wilayah Kepulauan Indonesia untuk mencari buruan makanan, hidup manusia purba berpindah – pindah (nomaden), perpindahan itu dimaksudkan mencari tempat yang pas, cocok, banyak makanan dan menghindari fenomena alam yang tidak menentu. Jadi, dengan manusia purba berpndah-pindah tempat, mereka tidak hanya terkumpul dalam suatu wilayah akan tetapi, menyebar sampai wilayah Indonesia, bahkan sampai ke luar wilayah kepulauan Indonesia.

4.

NO NAMA SITUS FUNGSI PADA MASA LALU FUNGSI PADA MASA SEKARANG LETAK ( KECAMATAN atau KABUPATEN)
1 SITUS BATUR AGUNG PEMUJAAN ARWAH NENEK MOYANG WISATA BUDAYA BASAH, KEDUNG BANTENG, PURWOKERTO
2 SITUS CIPARI TEMPAT PEMUJAAN ARWAH CAGAR BUDAYA KUNINGAN, JABAR
3 SITUS GUA PUTRI TEMPAT TINGGAL KOLONI MANUSIA PURBA WISATA BUDAYA BATU RAJA, SUMATERA SELATAN
4 SITUS LIANG BUA, GUA KARST TEMPAT TINGGAL MANUSIA PURBA CAGAR BUDAYA FLORES
5 SITUS SANGIRAN TEMPAT TINGGAL MANUSIA PURBA CAGAR BUDAYA, MUSEUM, LABORATORIUM LEMBAH SUNGAI BENGAWAN SOLO, SANGIRAN
6 SITUS GUNUNG PADANG PEMUJAAN MASYARAKAT CAGAR ALAM DAN BUDAYA KARYAMUKTI, CAMPAKA, CIANJUR
7 SITUS SOKOLIMIN PEMUJAAN MASYARAKAT CAGAR BUDAY BEJOHARJO, KARANGMOJO, CIANJUR
8 SITUS CANDI BEDINGIN CEBONGAN PEMUJAAN MASYARAKAT CAGAR BUDAYA BEDINGIN, SONDANGADI, MLATI, SLEMAN
9 SITUS WATU GILANG TEMPAT PERTAPA CAGAR BUDAYA BANGUNTAPAN, BANTUL

 

Iklan

2 thoughts on “TUGAS IPS SEJARAH (SOAL DAN KUNCI JAWABAN) KELAS 10 SMK / SMA SEDERAJAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s